Apa itu Next.js ?


Next.js adalah framework berbasis JavaScript yang kini banyak digunakan untuk membuat website. Nah, kalau Anda sedang mencari framework terbaik untuk mempermudah proses development, Next.js bisa dijadikan pilihan.

Kenapa begitu? Bagi Anda yang belum mengenal Next js, framework ini ternyata punya segudang fitur unggulan yang membuatnya tak kalah dibanding framework lain. Mulai dari berbagai optimasi yang ditawarkan hingga dukungan CSS yang baik.

Pengertian Next.js

Next.js adalah sebuah framework JavaScript yang dibuat khusus untuk React.js. Framework ini bisa dibilang sebagai penyempurna React.js karena berhasil memperbaiki kekurangan React.js, terutama dalam hal rendering.



 Next.js adalah framework yang siap untuk membangun sebuah project dengan mudah (production ready). Artinya, ketika Anda melakukan setup project Next.js untuk pertama kali, project tersebut siap untuk dijalankan.

Dengan demikian, Anda tidak perlu mengubah dari mode development ke mode production terlebih dahulu.

Disamping itu, Next.js adalah framework full-stack. Artinya, Next.js merupakan framework front-end untuk membangun tampilan website sekaligus framework back-end untuk menangani proses rendering dan pengelolaan database.

Dengan begitu, Anda tidak perlu menggunakan dua framework berbeda ketika membangun website. 

Tak heran, banyak perusahaan yang memakai Next.js untuk website mereka karena dianggap praktis dan efisien. Contohnya adalah TikTok, Hulu, Nike, AT&T, Ticketmaster, dan Marvel.

Cara Kerja Next.js

Cara kerja Next.js adalah melakukan proses rendering website pada server (pre-rendering) sehingga ketika browser meminta sebuah halaman, server langsung merespon dengan memunculkan halaman berformat HTML.

Kenapa bisa begitu? Server Next.js sudah menyiapkan bundle package berisi React, JavaScript, dan HTML. Jadi, browser tidak perlu memanipulasi Document Object Model (DOM) terhadap package React dan JavaScript agar menampilkan HTML.

Hasilnya, konten website bisa ditampilkan secara instan dan pengguna tidak perlu menunggu proses rendering.

Hal tersebut berbeda dengan React.js di mana proses rendering website terjadi pada browser (client-side rendering). Artinya, jika ukuran website cukup besar, otomatis proses rendering akan memakan waktu yang lama.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Repl.it ? ( Pemula )

Cara Memblokir Iklan Notifikasi Google Chrome

Mengenal Flutter